4 pilihan Mobil Listrik Keluarga (2026): Saat Mobil Tak Lagi Sekadar Kendaraan
Diperbarui : 1 bulan yang lalu
By : Adrie Saputra
Ada zaman ketika mobil keluarga identik dengan mesin besar, suara knalpot, dan selalu berada di antrean SPBU setiap akhir pekan. Tahun 2026 mendatang bakal ada perubahan tentang semua itu.
Mobil keluarga kini bisa sunyi, bersih, dan yang paling sangat mengejutkan, mobil kelurga tidak lagi dengan harga mahal.
Mobil listrik, yang dulu kita anggap mainan orang kota besar atau simbol gaya hidup mahal, kini mulai turun ke bumi.
Ia masuk ke garasi rumah sederhana, dipakai mengantar anak sekolah, belanja bulanan, hingga mudik singkat ke kampung halaman.
Sehingga muncul pertanyaannya sederhana tapi penting: mobil listrik murah mana yang benar-benar pas untuk keluarga Indonesia di 2026?
Baca Juga : Mengulas Teknologi Terdepan BYD Seal: Inovasi di Balik Sedan Listrik Berperforma Tinggi
Mengapa 2026 Jadi Titik Balik Mobil Listrik Keluarga. Setidaknya ada tiga alasan besar:
- Harga semakin rasional
Mobil listrik tak lagi mulai dari “setengah miliar”. Kini, angka Rp200–300 jutaan dan ini semakin masuk akal. - Kebutuhan keluarga berubah
Keluarga modern lebih banyak berkendara dalam kota, jarak pendek, tapi sering. Mobil listrik unggul di sini. - Biaya hidup makin ditekan
Listrik jauh lebih murah dibanding BBM, servis minim, dan pajak lebih ringan.
Mobil listrik tak lagi dibeli karena “ingin terlihat modern”, tapi karena lebih masuk akal secara ekonomi.
Kriteria Mobil Listrik yang Layak Disebut “Mobil Keluarga” menurut versi Bolimobil.
Sebelum menyebut merek, kita perlu jujur. Tidak semua EV cocok untuk keluarga.
Mobil listrik keluarga ideal setidaknya harus punya:
- Kabin cukup lega untuk 4–5 orang
- Jarak tempuh minimal 300 km
- Bagasi masuk akal untuk stroller, galon, atau koper
- Fitur keselamatan aktif
- Biaya kepemilikan rendah, bukan cuma harga beli
Dengan kriteria itu, inilah beberapa pilihannya.
1. Wuling Air EV: Kecil, Cocok untuk Kebutuhan Kota
Wuling Air EV sering diremehkan karena bentuknya mungil. Tapi justru di situlah kekuatannya untuk keluarga kecil di kota: antar anak sekolah, belanja harian dan mobil kedua di rumah
Air EV adalah solusi realistis. Konsumsi listrik irit, parkir gampang, dan biaya perawatan nyaris nihil.
Jadi bias dikatakan, Air EV bukan mobil untuk semua kebutuhan, tapi ia sangat jujur pada satu hal: mobil harian perkotaan yang murah dan efisien.
2. BYD Dolphin: Mobil Listrik yang Cocok untuk Keluarga Muda
BYD Dolphin adalah titik tengah yang menarik. Tidak terlalu kecil, tidak terlalu mahal.
Yang membuat Dolphin cocok untuk keluarga:
- Kabin terasa lega untuk 5 penumpang
- Jarak tempuh panjang (cukup untuk luar kota)
- Fitur keselamatan modern
- Kualitas interior yang rapi dan matang
Dolphin cocok untuk keluarga muda yang:
- Ingin satu mobil untuk semua kebutuhan
- Tak mau kompromi soal kenyamanan
- Mulai berpikir jangka panjang
BYD Dolphin bukan EV murah yang “dipaksa murah”. Ia terasa seperti mobil normal yang kebetulan bertenaga listrik.
Baca Juga : Showroom Virtual Mobil Bekas: Strategi Penjualan Modern Bersama Bolimobil.com
3. NETA V-II: Ketika Harga dan Teknologi Bertemu
NETA V-II menarik karena berani memberi fitur tinggi di harga yang relatif rendah.
Yang menjadi ciri khas dan menonjol: ada kamera 360°, sistem bantuan berkendara, desain futuristic dan jarak tempuh yang cukup jauh
Untuk keluarga yang menyukai teknologi dan tampilan modern, NETA V-II menawarkan value yang sulit diabaikan.
NETA paham bahwa pembeli EV pertama biasanya mencari rasa aman, bukan hanya soal mesin, tapi juga fitur.
4. BYD M6: Mobil Listrik Keluarga Besar yang Masuk Akal
Di sinilah mobil listrik mulai benar-benar terasa “Indonesia”.
BYD M6 adalah MPV listrik, sesuatu yang dulu terasa mustahil. Kabin luas, konfigurasi 7 penumpang, dan cocok untuk: keluarga besar, perjalanan antar kota, kebutuhan mudik jarak menengah
Memang harganya lebih tinggi, tapi jika dibanding MPV konvensional di kelasnya, selisih biaya operasionalnya signifikan.
BYD M6 membuktikan bahwa mobil listrik tak hanya cocok untuk kota, tapi juga untuk budaya keluarga besar Indonesia.
Dari sini kita dapat kesimpulan: Mobil Listrik Keluarga, Bukan lagi untuk Masa Depan, Tapi Sekarang
Mobil listrik murah untuk keluarga di 2026 bukan lagi wacana. Ia sudah di depan mata.
Bukan soal mengikuti tren, tapi soal memilih kendaraan yang: lebih hemat, lebih tenang, lebih relevan dengan gaya hidup modern
Mobil listrik keluarga tidak berisik, tidak mencolok, tapi diam-diam mengubah cara kita berpikir tentang mobil.
Categories
- 11
- 0
- 2
- 17
- 3
- 1
- 5
- 1
- 1
- 1
- 1
- 2
- 1
- 4